BRMP Kalteng Sisir LTT Seruyan di Tengah Ancaman Banjir
SERUYAN — Tim Penanggung Jawab BRMP Kalimantan Tengah melakukan peninjauan percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, Kamis (4/12/2025). Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan progres LTT tetap berjalan di tengah tantangan banjir yang melanda sejumlah titik. Peninjauan turut didampingi Koordinator BPP Danau Seluluk, dan meninjau tiga desa dengan kategori LTT yang berbeda: reguler, oplah, dan CSR (cetak sawah rakyat).
Di Desa Asam Baru, tim meninjau lahan LTT reguler seluas 186 ha yang digarap lima hingga tujuh petani per petak. Penanaman dilakukan dengan sistem tugal menggunakan varietas Pandan Wangi yang berumur panen lima bulan.
Lokasi selanjutnya berada di lahan Oplah Desa Tanjung Hara, dari luasan 172 Ha baru tertanam 2 Ha. Berlanjut ke Desa Panimba Raya, tepatnya di lahan reguler seluas 50 ha yang didampingi petani Metro. Sebagian area telah tertanam, namun sejumlah titik belum dapat ditanami karena terendam banjir. Sekitar beberapa meter dari area peninjauan, terdapat hamparan Lahan CSR yang tidak dapat ditanami dikarenakan lahan telah menjadi semak belukar dengan keadaan masih terdapat banyak sisa batang dan akar pohon di lahan serta tumpukan bekas bukaan lahan.
Sementara itu lahan CSR di Desa Panimba Raya sebagian lahannya telah ditanami sejak pertengahan November 2025, namun di blok lain penanaman masih tertunda akibat adanya genangan air. Meski begitu, penyuluh setempat menyampaikan optimisme setelah berkoordinasi dengan pengurus BP Panimba Raya. Berdasarkan pengalaman musim sebelumnya, lahan diperkirakan tetap dapat menghasilkan panen meski sempat terdampak banjir.